
“Masalah apa sih yang terjadi pada musik saat ini ?”,
“mengapa sih musisi saat ini susah nyari panggung ?”
“Apa permasalahan musisi dalam memproduksi sebuah karya ?”
“Bagaimana sih cara me-rilis sebuah karya dari musisi tersebut ?”
“duit nya dari mana sih musisi tuh ? “
Itu adalah sebuah pertanyaan yang umum ditanyakan,baik dari penikmat/apresiator,pemerhati musik,dan pelaku utama,yaitu musisi itu sendiri,timbul kebingungan bagi mereka yang ingin berkarya ataupun yang sudah berkarya,musik di segmen pasar tuh seperti apa sih ?,menjadi polemik ?,memang.
jawaban dari pertanyaan-pertanyaan diatas adalah sudah pasti mengarah ke finansial,sekarang. memproduksi sebuah karya dalam hal ini sebuah lagu bukan lah hal yang mudah.pertama,dari segi alat atau gear musisi yang mahal,itu merupakan sebuah starting atau modal awal musisi selain ide yang ada di kepala,karena kualitas sound merupakan komitmen mereka terhadap para pendengar,dan,harga alat penunjang yang mempunyai kualitas sound yang baik itu relatif mahal,sehingga mereka susah untuk berkarya.
dan yang kedua,adalah proses rekaman/recording dari sebuah musisi,
bicara soal rekaman,memang, bisa di bilang untuk memproduksi musik cukup merogoh kocek saku yang paling dalam,saat ini,untuk 1 shift recording saat ini rata rata berada pada harga 500 ribu,dan itu masih diluar proses mixing dan mastering,sebuah proses final essembly dari sebuah lagu,dan untuk itu banyak yang musisi yang meragukan profesi mereka sebagai komoditas utama,dikarenakan background/kemampuan finansial masing masing musisi tersebut relatif berbeda
dan yang ketiga,adalah sulitnya mencari panggung
permasalahan ini mungkin sudah ada sedari dulu,sulit nya publikasi dari musisi tersebut merupakan salah salatu sebab mengapa musisi sulit mencari panggung,dan kedua,banyak event contractor,atau event creator yang lebih memilih musisi dengan pamor atau rating yang sudah bagus di mata segmen pasar,itu merupakan kesulitan utama bagi musisi yang lain yang sedang merintis karier nya di dunia musik,mungkin di era digital seperti sekarang seharusnya masalah itu sudah ditangani,apalagi sudah banyak panggung panggung kolektif yang menyediakan tempat bagi mereka yang ingin membawakan karya karya mereka ke depan umum
dan yang keempat,yaitu wadah atau platform untuk merilis sebuah karya
sedari dulu,musisi selalu sulit untuk merilis sebuah karya karena mereka kebingungan untuk memasarkan nya,sempat buming di waktu itu tentang mereka yang lebih prefer untuk memasarkannya secara independent,dan ada yang lebih memilih untuk memberikan karya mereka ke major label,tapi permasalahan itu semesti nya sudah terjawab di era digital ini,banyak platfrom digital seperti spotify,soundcloud dll,apalagi banyak media media yang bergerak secara independent, seperti radio kolektif,website yang khusus meliput tentang pergerakan musik,baik indie maupun major label
nah,berikut tulisan saya tentang bagaimana kendala bermusik di peradaban ini,sambil di temani kopi hangat danlagu coldplay,saya berdoa semoga dunia musik semakin membaik kedepan nya,amin !
